My Imagination Story by Listening to The Trees and The Wild’s songs #2 Malino

terlepas dari lirik atau pun maksud dari lagu-lagu ini. hanya saja, ketika saya mendengarkan lagu mereka, timbul semacam video klip di kepala saya. inilah yang akan saya bagi. bukan pengalaman saya.

“Pantai. Sesuatu yang akrab dengan kampung halamanku. Aku rindu dengan kampung halamanku. Maka aku ada disana sekarang. Seperti biasa, orang-orang menyambutku. Mereka datang kerumah nenekku dimana aku akan tinggal selama sepekan disana. Bangung tidur, aku melayani tamu-tamu yang berdatangan. Katanya mereka ingin melihatku. Terakhir kali aku kesini, aku masih kecil. Kami bercerita, tertawa, berbagi suka dan duka. Aku rindu suasana seperti ini..”

“Sorenya aku menghampiri hal yang paling aku rindukan. Pantai yang serta-merta selalu setia menemani laut di kala apa pun. Ketika mengamuk, ketika tenang. Pantai adalah lambang kesetiaan untukku. Aku duduk sendiri disini. Di pantai. Memandangi laut. Memandangi matahari yang mulai malu kuperhatikan. Ia ingin kembali ke peraduannya. Aku memandangi awan yang bergerak perlahan. langit yang hendak merubah warnanya menjadi gelap pekat. Aku bosan dengan hiruk-pikuk kota. Kadang aku menikmatinya. Tapi ini, nikmatnya terlalu diluar batas. Membuat aku ingin berlama-lama disini. Tiba-tiba sebuah suara memanggilku untuk masuk ke dalam rumah. Hari sudah mau gelap. Aku masuk ke dalam rumah dan melambai pada keindahan alam ini.”

“Keesokannya, pagi hari aku kembali pada keindahan alam tadi. Aku telah berjanji padanya. Aku duduk terpaku lagi. Namun, mereka memaksaku untuk bermain. Aku beranjak, aku berjalan diatas pasir putih yang tampak keemasan bila sinar menyorotinya. Aku berlari. Aku berputar dan merasakan keindahan ini terlalu indah bagiku. Aku membiarkan setengah badanku ditenggelami oleh air asin ini. aku bermain dengan ombak. aku bermain dengan air asin ini. aku berlari kesana-kemari. Aku berbaring diatas pasir dan membiarkan ombak menyentuhku sesekali. Aku merasa terlampau kecil dan payah bila dibandingkan dengan Pencipta keindahan alam ini. Aku tersenyum, aku tertawa. Aku bersuka dengan alam. Aku bercinta dengan alam. aku merasakannya.”

“Senada…”

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s